Sekilas
Tentang Otak Kanan
TEHNIK | AKTIVASI | OTAK KANAN | MENGHAFAL | CEPAT | BAHASA INGRIS
TEHNIK | AKTIVASI | OTAK KANAN | MENGHAFAL | CEPAT | BAHASA INGRIS
Otak
kanan adalah otak yang bersifat intuitif, imajinatif, emosi, simpati,
visualisasi, kreatif dan lain-lain. Otak kanan pada dasarnya adalah otak yang
menghubungkan manusia dengan tuhanya dengan kata lain otak kanan memiliki sifat
istimewa yaitu spiritualitas.dan otak kanan ini merupakan gerbang menuju
pikiran bawah sadar.Disinilah segi kreatifitas dan perasaan manusia diolah
dengan sedemikian rupa.Jika anda pandai dalam bersosialisasi berarti anda
mengunakan otak kanan anda.Jika anda seorang yang mempunai mimpi besar dan anda
optimis akan mimpi-mimpi itu, berarti anda sedang menggunakan otak kanan anda.Berikut
adalah keistimewaan yang dimiliki oleh otak kanan.
1. otak
kanan adalah otak minoritas
Ippho
Santosa dalam bukunya marketing is bulshit, dengan tegas menjelaskan
bahwa otak kanan adalah otak minoritas. Katakanlah otak kanan dan kiri itu
berguna. Otak kanan
telah di lalaikan dan diabaikan selama ini. Sungguh itu patut disayangkan!,
pendidikan konvensional, mulai dari sekolah dasar sampai perguruan tinggi
selalu dan terlalu banyak mencerdaskan otak kiri. Terlebih-lebih pendidikan
pasca sarjana.Menurut Ippho, makin tinggi makin kiri.Hanya pendidikan di TK dan
playgroup yang masih meneruh perhatian pada otak kanan. Mengapa disebut golongan
minoritas?. Ya karena
sedikit yang menggunkanya.
Alur
pikiran golongan minoritas yang sangat kreatif, intuitif, imajinatif, implusif
(tidak terencana), difus (tidak fokus) dan lateral (tidak runtut) ini
jelas-jelas tidak nyambung dengan alur pikiran mayoritas, dan pada
akhirnya disebutlah pemberontak.Dan pasti orang sukses itu adalah orang
minoritas.
Bukan
hanya itu, pada faktanya orang yang cenderung berpikir kanan terkadang dianggap
gila. Mengapa?, karena terlihat dari alur pikiranya yang tidak pernah runtut
dan sistematis. Orang-orang yang berpikir dengan otak kanan cenderung tidak
rasional namun bisa juga dirasionalkan. Dan sampaikapanpun pemikiran otak kanan
dan otak kiri tidak akan pernah nyambung namun berjalan beriringan saling
melengkapi, disinilah kekuasaan Allah swt. Dan pemikiran kaum minoritas ini
kerap selalu dianggap gila dengan pola pikir yang tidak rasionalnya.Dan
terbukti, ternyata dunia ini dimajukan oleh orang-orang gila.Albert Einstein
dan alfa Edison adalah contoh orang gila yang berhasil merubah peradaban dunia
dengan impian yang menghasilkan sebuah karya dari ketidakrasionalanya.
2. Otak
kanan, adalah otak kesuksesan
Karena
keyakinan itu terletak pada otak kanan, tanpa keyakinan untuk sukses
sampaikapanpun anda tidak akan pernah merasakan sukses. Kesuksesan itu lebih
dari 80% ditentukan oleh otak kanan, lantaran tak terserainya antara otak kanan
dengan EQ dan SQ, sedangkan otak kiri, disinilah IQ berpusat.
3. Otak
Kanan, Adalah Otak Kebaikan
Peganglah
baik-baik kutipan religius yang berbunyi “mulailah dengan yang kanan”
penafsiranya menurut Ippho dan juga Ari Ginanjar “mulailah dengan otak kanan”
atau “utamakan Otak kanan”
Kalau
Al-Quran memuat golongan kanan, maka injil memuat istilah sebelah kanan.Bangsa
Indonesia sendiri akrab dengan istilah ‘tangan kanan’. Burung garuda dalam pancasila
pun menoleh ke kanan, buknya ke kiri atau lurus ke depan. Sekali lagi, semua
identik dengan kebaikan.Di Malaysia kanan berarti senior.
Malah
dalam bahasa inggris kebetulan kata ‘kanan’ dan kata ‘benar’ sama-sama
diterjemahkan menjadi ‘right’. Maka pastinya boleh dong kalau
saya berpendapat bahwa yang kanan itu hampir selalu benar. Kebetulan juga,
dalam bahasa inggris kata ‘kiri’ dan kata ‘ketinggalan’ sama-sama diterjemahkan
menjadi ‘left’.Maka saya bolehdong berasumsi bahwa yang kiri itu
hampir selalu ketinggalan. Kalau sekarang sudah tahu, latas mau pilih yang mana,
right ahead, atau left behind?
Dan
coba anda perhatikan pada rambu-rambu di jalan raya, “lajur kanan hanya untuk
mendahului”, atau anda perhatikan saat anda akan
menghentikan angkot atau taksi yang anda tumpangi, apa yang anda ucapkan?,
“kiri” lalu si sopir langsung menhentikan laju mobilnya.di masyarakat Indonesia
sendiri ada pribahasa yang
berbunyi “langkah kanan” atau tangan kanan, pokoknya semua serba kanan. itu
sekilas gambaran tentang otak kanan.
4. Otak
Kanan, Otak perasaan
Lagi
lagi Ippho santosa (Pakar Otak kanan), berasumsi bahwa yang bisa anda
sebut-sebut dengan ‘otak’ itu adalah otak kiri. Inilah otak kognitif, otak yang
berpikir, otak yang erat kaitanya dengan IQ, dan otak yang menentukan
kesuksesan 20% saja.Sebenarnya, yang biasa anda sebut-sebut dengan ‘hati’
adalah otak kanan.Inilah otak afektif, otak perasaan yang erat kaitanya dengan
EQ dan otak yang menentukan 80% kesuksesan anda.
Jika
agama dan budaya menyebut-nyebut ‘hati’ maka itu adalah kiasan atau
majasi.Bukan organ tubuh bernama hati dan jantung yang sesungguhnya, melainkan
otak kanan. Saat anda merasa was-was, gelisah, sedih, marah, senang dan hal-hal
lainya, itu semua dirasakan oleh otak
kanan anda. Namun otak kanan memerintahkan kepada jantung sehingga berdetak
lebih kencang dan terasa berdebar-debar.Banyak orang yang dioperasi dan diganti
hatinya namun sifatnya tetap tidak berubah, keimananya juga tetap tidak
berubah. Dan ketika seseorang dicangkok jantungnya dioperasi, terus apa yang
terjadi, apakah orang itu
meninggal, atau sifatnya dan keimananya berubah?. Tentu tidak bukan?. Namun
jika terjadi ada seseorang yang mengganti otaknya (jika benar-benar terjadi),
maka orang tersebut pasti akan lansung mati. Dan rupa-rupanya untuk merubah
sifat manusia cukup dengan
mencuci otaknya.Jelas sudah, otaklah yang menentukan dan otaklah yang tidak
tergantikan.
Sebuah
kutipan berbunyi, “sesungguhnya di dalam tubuh itu ada segumpal daging.Apabila
segumpal ini baik, maka baiklah seluruh tubuh.Apabila segumpal ini rusak, maka
rusaklah seluruh tubuh.Ketahuilah bahwa segumpal daging itu adalah hati”.Yang
dimaksud dengan hati disisni adalah sebuah kiasan.Majasi, bukan hakiki.Karena
yang dimaksud hati disini adalah otak, termasuk juga otak kanan.
Saking perhatianya terhadap otak, lagi-lagi Ippho santosa menegaskan,
bukankah orang itu waras atau tidak tergantung otaknya.Bukankah orang itu mabuk
atau tidak tergantung akalnya.Bukankah orang itu jahat atau tidak tergantung
nurani atau god-spot-nya.Bukankah orang itu sehat atau tidak tergantung mindset-nya.Bukankah
orang bahagia atau tidak tergantung mindset-nya.
Perbincangan mengenai otak memang sangat menarik dan pasti perlu waktu yang
cukup lama untuk menjabarkanya.Yang jelas pada intinya otak adalah awal dari
segala sesuatu yang dilakukan dan dimiliki oleh seseorang.Jadi otak ini wajib
diasah dan selalu dipelihara.Sekali lagi saya tegaskan, wa-jib.Ingat
wajib.Kecuali kalau anda ingin disamakan dengan kucing peliharaan saya. (jangantersinggung
saya Cuma bercanda)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar